meruntuhkan satu dunia

24 01 2010

Argghhh… ingin berteriak agar terasa lega, tapi tak bisa…. tak pernah bisa…. terlalu banyak sekat yang menghimpit bahkan jika di analogikan seperti deretan rumah sangat sederhana yang sangat sempit, berhimpit dengan sirkulasi udara yang sangat buruk. ya kali ini aku kembali meruntuhkan satu dunia, menghempaskan satu harapan yang tanpa aku sadari membutuhkan keberadaanku, ahhh tak pernah menyangka jika seorang perempuan labil, rapuh dan terlalu banyak mengeluh ini dianggap sebagai pribadi yang kuat dan mandiri yang dapat menyelamatkan satu dunia, yang dapat mengembalikan dan menceriakan kembali satu dunia seorang anak. maafkan aku menghancurkan duniamu…

Dan untuk kamu, yaaa kamu sosok lain yang tak pernah bisa beranjak dari hatiku, nun terasa jauh, entah tanpa aku sadari sejak dulu kamu selalu menginspirasi aku. yakinlah kamu bukan DEWA seperti yang selalu kamu gurau-kan. kamu tak sehebat itu tapi kamu tahu kenapa berbicara dengan kamu membuat aku banyak kehilangan kata-kata dan merasa ditelanjangi, apakah karena aku terlalu nyaman dengan kamu? duhhh terlalu banyak yang kamu ketahui tentang aku dan aku tak tahu apakah itu akan berakibat baik atau buruk. sekali lagi terimakasih untuk kedua telinga yg selalu mendengar, mulut yg melontarkan saran dan kata indah, hati & pikiran yg jauh dari prasangka. terimakasih untuk berjam-jam percakapan tanpa henti, terima kasih untuk setiap kata “jangan menangis” karena aku tahu saat itupun kamu menahan segala rasa agar tidak menangis…

TERIMAKASIH….

maafkan





perdebatan diri

9 12 2009

Dulu aku selalu merasa menjalani sesuatu yang tidak berasal dari dalam hati itu adalah sesuatu yang mudah, selama mau, ada niat dan ada yang dituju segalanya dapat terjadi. hal itu berlaku dalam aktifitas keseharian.

Akan tetap bekerja meskipun pekerjaan yang kita jalani tidak sesuai dengan keinginan hati karena tujuannya ingin mendapat uang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Akan tetap makan meskipun kadang bosan dan tidak sehati dengan menu makanan yang disajikan karena tujuan makan agar mempunyai energi untuk menjalani aktifitas sehari-hari. Akan tetap minum putih meskipun kadang terasa membosankan dan tak ada variasi kalau tetap harus minum minimal 8 gelas setiap harinya, karena jika kita mengabaikan itu akan berakibat buruk pada metabolisme dalam tubuh. Akan tetap nonton berita di televisi dan media cetak meskipun kadang berita yang tersaji tak sesuai dengan hati nurani dan lebih banyak kekerasan didalamnya, karena jika kita tidak menyimak itu akan semakin sedikit informasi akan dunia luar yang kita peroleh dan akibatnya kita akan terisolir dari sesuatu yang bernama peradaban. Akan tetap bersosialisasi dengan social network di dunia maya meskipun kadang dari dalam hati kita menyadari bahwa tak selamanya social network itu berdampak positif. kadang dari social network itu banyak timbul perselisihan, kesalahpahaman, kecemburuan, keingintahuan bahkan hidden agenda, karena kita menyadari social network di butuhkan untuk melengkapi keberadaan kita sebagai makhluk sosial.

Terlalu banyak hal dalam kehidupan sehari-hari yang terus kita jalani meskipun tak timbul dalam hati, tak ada perasaan memiliki ketika melakukan itu karena kita merasa itu adalah sesuatu yang lumrah yang harus di lakukan demi sesuatu yang bernama keseimbangan dalam kehidupan.

Ada banyak hal yang bisa aku pahami dapat dilakukan tanpa menggunakan pertimbangan dan keterlibatan hati, tapi entah kenapa untuk satu hal yang menyangkut hal itu aku ragu untuk melakukannya, tanpa aku sadari terjadi perdebatan dalam diri. apakah aku cukup hebat dan kuat untuk memutuskan sesuatu dan menjalani itu tanpa keterlibatan hati? kadang bertanya dalam diri, apakah sebenernya fungsi hati?

aku cuma punya satu hati, malaikat atau Iblis kah yang akan menguasai hatiku?





menggila

28 11 2009

Hey… apakah engkau merasa dunia ini semakin menggila?
Segala hal yang dilakukan rasanya lebih seru dan menantang jika dilakukan secara terbalik dan jauh dari kaidah normal. NORMAL? ehh tunggu dulu darimana datangnya istilah normal itu? kenapa ada istilah normal dan abnormal? kenapa yang banyak diikuti dan dilakukan orang itu disebut normal dan yang sedikit dilakukan orang adalah penyimpangan, sesuatu yang tak normal? jika suatu saat nanti yang negatif menjadi mayoritas dan yang positif menjadi minoritas masih adakah istilah normal dan abnormal itu?

Sejak semula aku berkomunikasi dengan kamu aku telah merasakan kegilaan itu, dan gilanya aku mulai menikmati setiap belitan dan arus yang membuat aku semakin merasakan bahwa dunia antara aku dan kamu adalah dunia yang aneh dan penuh keGILAan. aku terhanyut dalam setiap detik kegilaan itu, dan parahnya aku juga lebih memilih untuk mengatakan “aku tak perduli kamu” dibandingkan dengan mengatakan “aku sayang kamu” meskipun dalam alam bawah sadarku aku tak ingin mengatakan itu… apakah itu menguatkan kegilaan dunia aku dan kamu? atau menguatkan kegilaanku akan kamu dan apakah itu berarti aku sudah GILA ? :D

Gila Gila Gila…. aku Gila, kamu Gila… dan sepertinya kita mengGila ^^





Hari abu-abu

11 11 2009

Jika Putih bermakna kesucian, Hitam bermakna mengintimidasi, Merah berarti mengejutkan / bersemangat, Kuning menarik perhatian, Hijau menenangkan, Biru kelembutan dan Orange membingungkan.

Lalu Abu-Abu bermakna apa?
Segala sesuatu yang tak jelas atau ambigu?

hari ini sepertinya aku berada di zona abu-abu, yang kukerjakan semuanya tak jelas. entah karena kehabisan energi dengan aktifitas minggu lalu dan mulai berkonsentrasi untuk aktifitas akhir minggu ini atau entah karena PMS, segala yang dikerjakan kok tak jelas. mulai dari salah transfer [kelebihan o], salah kirim email, salah mengatur hari pertemuan, salah buat surat draft perjanjian ke calon klien hikss *fatal* dan barusan salah melihat incoming call [missed call] di handphone, huhuhu bikin malu aja karena sempet-sempetnya konfirmasi ke seorang temen untuk menanyakan ada perlu apa tlp, padahal setelah di cek salah orang [efek malas update phone book hape juga *pffuuh*

Semangat nuuii jangan kehilangan kosentrasi….
Sudah saatnya berlibur, ayooo cari tiket airasia yang 0 rupiah lagi hihihihi





Helai-Helai Rumput

2 11 2009

Siapa pun yang menggenggam tanganku sekarang,
Tanpa satu hal semuanya akan sia-sia,
Peringatanku jelas sebelum kau makin mendekatiku,
Aku bukan seperti yang kaukira, melainkan jauh berbeda.
Siapakah yang akan menjadi pengikutku?
Siapa yang akan mencalonkan diri untuk mendapatkan kasih sayangku?
Jalannya mencurigakan, hasilnya tidak jelas, mungkin malah merusak.
Kau harus mengorbankan semua hal lain,
akulah yang harus jadi satu-satunya acuanmu.
Masa pelatihanmu akan berlangsung lama dan melelahkan,
Kau harus mengabaikan seluruh teori lama tentang kehidupanmu,
serta semua kepatuhan terhadap kehidupan di sekitarmu,

Jadi tinggalkan aku sekarang, sebelum kau bersusah-susah,
angkat tanganmu dari bahuku,
Jauhi aku dan pergilah.

# WALT WHITMAN ~ Helai- Helai Rumput #